Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2016

Macam-Macam Keadilan

Macam-Macam Keadilan Keadilan  adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. John Rawls, filsufus Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan "Kebenaran adalah kelebihan ( virtue ) sepertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran". Tapi, menurut kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi tercapai: "Kita tidak hidup di dunia yang adil". Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan. Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan, karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas. keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada

Manusia dan Keadilan

Gambar
MANUSIA DAN KEADILAN   MANUSIA DAN KEADILAN Keadilan adalah yang dimana pada kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang yang ditempatkan sesuai tempatnya. Menurut kamus umum bahasa indonesia susunan W.J.S Poerwadarminta, kata adil berarti tidak berat sebelah atau memihak manapun tidak sewenang-wenang. Sedangkan menurut istilah keadilan adalah pengakuan dan  perlakukan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan dalam menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem ini menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama, kalau tidak sama, maka masing – masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelangggaran terjadap proporsi ter

Pengertian Serta Contoh Penderitaan, Siksaan, Phobia dan Ketakutan

Pengertian Serta Contoh Penderitaan, Siksaan, Phobia dan Ketakutan A.       Penderitaan Penderitaan berasal dari kata derita. Derita itu sendiri berasal dari kata dhra (sansekerta) yang berarti menahan atau menanggung. Penderitaan merupakan keadaan dimana seseorang harus menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan, sesuatu yang menyedihkan. Penderitaan terdapt penderitaan lahir, batin ataupun lahir batin yang mau tidak mau harus dihadapi. Tingkatan penderitaan pun  ada yang berat ataupun ringan, namun itu semua kembali kepada individu yang menghadapinya. Apakah ia dapat menangani penderitaan dengan ikhlas atau tidak. Selain itu tingkatan penderitaan juga berbeda-beda menurut pandangan orang lain. Penderitaan merupakan awal dari kesuksesan. Penderitaan itu adalah resiko hidup, karena hidup di dunia ini bagaikan roda yang berputar. Sesekali kita di tempatkan di tempat yang paling bawah. Hal itu diberikan Allah SWT semata-mata untuk kebaikan kita. Hal ini dimaks

Manusia dan Penderitaan

Manusia dan Penderitaan Setiap manusia yang hidup di dunia pasti pernah merasakan penderitaan. Baik itu ringan atau berat. Hidup tidaklah selalu bahagia tuhan memiliki caranya sendiri untuk mengukursebarapa kuat iman kepadanya. Hidup di duniapun tidak selalu menderita, sedih, ataupun susah. Terkadang saat manusia terlalu terbuai dengan kesenangan duniawi manusia akan melupakan batasan-batasan yang ada sehingga tuhan akan memberikan cobaan untuknya yang membuatnya menderita. Penderitaan selalu datang tak terduga, manusia takkan pernah tau kapan , jam berapa,  menit keberapa, dan detik keberapa penderitaan akan datang menghampiri hidupnya. Manusia hanya perlu menjalani hidupnya dengan sebaik baiknya dengan aturan yang berlaku dan sesuai kepercayaan yang ia anut. A.       Siksaan Penderitaan biasanya di sebabkan oleh siksaan. Baik fisik ataupun jiwanya.Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurka